SMARTIPS.ID- Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, kembali menegaskan bahwa partainya tidak memiliki kaitan dengan polemik ijazah palsu yang dialamatkan kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Pernyataan ini disampaikan sebagai respons atas dugaan Jokowi tentang adanya “orang besar” yang mendalangi isu tersebut.
Baca Juga: Agustus 2025: Bukan Cuma PKH & BPNT, 4 Bansos Ini Siap Cair!
Jokowi sebelumnya menyebut adanya “agenda besar politik” di balik isu ijazah palsu dan wacana pemakzulan, meski tidak secara eksplisit menyebut Partai Demokrat.
Sementara itu, kuasa hukum Jokowi, Rivai Kusumanegara, menduga permohonan gelar perkara khusus yang diajukan Roy Suryo cs ke Polda Metro Jaya hanya taktik untuk mengulur proses penyidikan.
Roy Suryo, yang mengaku sebagai “peneliti independen”, bersikeras bahwa tuduhannya terhadap Jokowi murni berdasarkan fakta dan tidak didukung oleh pihak mana pun, termasuk mantan partainya. Namun, permintaannya untuk gelar perkara khusus dianggap prematur oleh kubu Jokowi, mengingat penyidikan masih tahap awal.
Baca Juga: Syarat Dokumen Daftar KJP Plus tahap 2 2025, Ini Linknya
Analis politik Yunarto Wijaya menilai isu ini telah bergeser ke ranah politik, terutama setelah petunjuk samar Jokowi tentang “tokoh besar” di baliknya. Spekulasi mengarah pada ketegangan terselubung di dalam koalisi pemerintah, meski Demokrat telah membantah keras
