SMARTIPS.ID – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kini menyediakan fitur skrining riwayat kesehatan melalui aplikasi Mobile Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Inovasi ini mempermudah masyarakat dalam memantau kondisi tubuh secara mandiri sekaligus mendukung program deteksi dini penyakit.
Menurut BPJS Kesehatan, skrining riwayat kesehatan ini penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan membantu peserta agar mendapatkan penanganan lebih cepat, tepat, dan sesuai risiko kesehatannya.
Baca Juga: Sabrina Carpenter Pecahkan Rekor dengan Album Baru ‘Man’s Best Friend’
Mengapa Skrining Kesehatan Penting?
Skrining riwayat kesehatan bertujuan untuk:
-
Mendeteksi dini risiko penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, hingga jantung.
-
Menjadi dasar pemantauan kesehatan peserta secara rutin.
-
Memudahkan dokter dalam memberikan layanan medis yang sesuai.
-
Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan sejak dini.
Mulai September hingga Oktober 2025, BPJS Kesehatan mewajibkan peserta melakukan skrining sebelum mengakses layanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).
Baca Juga: Film Horor Jepang “The Exit 8”, Ini Sinopsis dan Jadwal Tayangnya
Cara Melakukan Skrining Kesehatan via Aplikasi Mobile JKN
Berikut langkah-langkah yang bisa diikuti peserta BPJS Kesehatan:
-
Unduh Aplikasi Mobile JKN
-
Tersedia di Play Store (Android) dan App Store (iOS).
-
-
Login ke Akun BPJS
-
Gunakan nomor kartu BPJS/NIK dan password yang sudah terdaftar.
-
-
Pilih Menu “Skrining Riwayat Kesehatan”
-
Menu ini dapat ditemukan di halaman utama aplikasi.
-
-
Isi Kuesioner Kesehatan
-
Jawab seluruh pertanyaan terkait kondisi tubuh, riwayat penyakit, gaya hidup, dan pola makan.
-
-
Simpan Hasil Skrining
-
Sistem akan menampilkan hasil skrining berupa kategori risiko kesehatan: rendah, sedang, atau tinggi.
-
Baca Juga: Intip Tanggal Pencairan BSU September 2025
Kapan Skrining Harus Dilakukan?
-
Skrining dilakukan satu kali dalam setahun.
-
Bisa diakses kapan saja secara mandiri, meski belum menggunakan layanan kesehatan.
-
Periode khusus September–Oktober 2025 menjadi tahap wajib bagi seluruh peserta sebelum berobat ke FKTP.
Baca Juga: Waspada Hoax Bansos Presiden Prabowo Rp7 Juta, Ini Faktanya!
Manfaat Skrining bagi Peserta BPJS
BPJS Kesehatan menegaskan bahwa skrining bukan hanya kewajiban administratif, melainkan bentuk kepedulian diri terhadap kesehatan.
Beberapa manfaat yang bisa dirasakan peserta antara lain:
-
Proses layanan lebih cepat karena dokter sudah mengetahui riwayat kesehatan.
-
Diagnosis lebih akurat berdasarkan hasil skrining.
-
Peserta bisa lebih waspada terhadap potensi penyakit sejak dini.
Baca Juga: PENGUMUMAN Penerima KJP Plus Tahap 2 Tahun 2025, Ini Link Cek Penerimanya
Dengan melakukan skrining rutin, peserta BPJS tidak hanya memenuhi kewajiban, tetapi juga mendapatkan perlindungan kesehatan yang lebih komprehensif.
