SMARTIPS.ID- Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menanggapi kontroversi dugaan ijazah palsu yang ramai diperbincangkan.
Dalam acara reuni Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) hari ini, Jokowi secara blak-blakan menyampaikan kegelisahannya terkait isu yang terus bergulir.
Jokowi mengakui bahwa mengingat detail masa kuliah puluhan tahun lalu bukan hal mudah.
Baca Juga: PKH dan BPNT Cair Lagi Agustus 2025! Cek Status BUREKOL atau EXCLUDE-mu Sekarang
Namun, ia menegaskan masih mengingat jelas lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN)-nya di Desa Ketoyan, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
“Dari ijazah dipersoalkan, lalu beralih ke skripsi, sekarang KKN saya yang dipertanyakan,” ujarnya dengan nada kesal, Sabtu (26/7/25).
Ia bahkan menyebut nama-nama rekan KKN-nya dari berbagai fakultas, seperti Yohana (Hukum), Riza (Biologi), dan Eko (Teknik Geodesi), sebagai bukti pengalamannya.
Baca Juga: KLJ Juli 2025 Cair Rp300 Ribu! Cek Nama Penerima Bantuan di Sini
Yang membuatnya keheranan, seluruh masa lalunya selama kuliah kini seolah dianggap tidak sah.
Bahkan, dosen pembimbing skripsinya, Ir. Kasmujo, turut terseret masalah hukum dengan tuduhan pembohongan publik.
“Beliau jelas dosen pembimbing saya, bahkan setelah lulus sempat membimbing saya di pabrik. Kok tiba-tiba dianggap tidak nyata?” tegas Jokowi.
Di akhir pernyataannya, Jokowi menegaskan bahwa polemik ini bukan tentang keaslian ijazah, melainkan murni permainan politik.
Baca Juga: Dua Skema Daftar KJP Plus Tahap 2 2025, Ini Panduan Lengkapnya
“Ini bukan urusan dokumen asli atau palsu, tapi murni manuver politik,” tandasnya tegas.
Isu ini kembali memicu perdebatan publik, terutama di tengah situasi politik yang memanas menyambut Pemilu 2029.
Sumber: eNBe Indonesia.
