SMARTIPS.ID – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (BSG) atau Bank Sulutgo membukukan laba bersih Rp168,07 miliar pada semester I/2026, turun 6,31% secara tahunan (year on year/YoY) dibandingkan Rp179,39 miliar pada periode yang sama 2025.
Mengutip laporan keuangan publikasi, Bank Sulutgo mencatatkan pendapatan bunga sebesar Rp1,15 triliun pada Juni 2026, turun 2,08% YoY. Bersamaan dengan itu, Bank Sulutgo mampu menekan beban bunga menjadi Rp448,78 miliar, turun 12,85% YoY.
Hal itu membuat bank yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh Pemprov Sulut dan Gorontalo meraup pendapatan bunga bersih sebesar Rp703,10 miliar pada semester I/2026, tumbuh 6,30% YoY.
Setelah dikurangi beban lainnya, Bank Sulutgo meraup laba bersih atau laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp168,07 miliar pada 6 bulan pertama 2026.
Baca Juga: Bank Jatim (BJTM) Suntik Modal Rp100 Miliar ke Bank NTT
Potret bottom line itu tidak lepas dari kinerja intermediasi bank yang berbasis di Manado itu. Bank Sulutgo menyalurkan kredit sebesar Rp16,58 triliun pada semester I/2026, naik 2,46% YoY dibandingkan Rp16,19 triliun pada periode yang sama 2025.
Kinerja kredit itu ikut berkontribusi pada aset Bank Sulutgo yang tercatat sebesar Rp22,17 triliun pada semester I/2026, melandai jika dibandingkan Rp23,67 triliun pada akhir 2025 lalu.
Penyaluran kredit Bank Sulutgo ditopang oleh dana pihak ketiga (DPK) yang sebesar Rp15,33 triliun pada semester I/2026, turun 10,37% YoY. Penurunan DPK Bank Sulutgo itu disebabkan simpanan dalam bentuk giro dan deposito yang turun masing-masing sebesar 13,31% dan 14,67% YoY menjadi sebesar Rp2,04 triliun dan Rp10,34 triliun.
Komposisi dana murah (current account saving account/CASA) Bank Sulutgo tercatat berada pada level 48,24% terhadap total DPK, naik dari level 41,12% pada semester I/2026. Hal itu dipengaruhi oleh pertumbuhan tabungan yang naik 12,11% YoY menjadi Rp2,94 triliun pada semester I/2026.
Pada sisi rasio keuangan, Bank Sulutgo mampu meningkatkan net interest margin (NIM) ke level 7,11% dari sebelumnya 6,79% pada semester I/2026.
Pada periode 6 bulan pertama 2026, kualitas kredit atau rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) net Bank Sulutgo berada pada level 2,85%, naik dari 1,62% pada periode yang sama 2025. Adapun, NPL gross juga naik dengan berada pada level 3,92% dari sebelumnya 2,74%.
