SMARTIPS.ID – Gigitan anjing, kucing, kera, atau kelelawar seringkali menimbulkan kepanikan karena adanya risiko penularan virus Rabies, penyakit mematikan yang menyerang sistem saraf pusat. Namun, dengan langkah penanganan awal yang cepat dan tepat, bahaya tersebut dapat diminimalisir secara signifikan.
Pengelola program rabies di Puskesmas (PKM) Binanga Mamuju, Hj. Marsanti, menekankan bahwa tindakan pertama yang dilakukan di rumah adalah kunci utama pencegahan.
Baca Juga: Kesehatan Tetap Prima: 5 Tips Ampuh Jaga Kesehatan Saat Terpaksa Begadang di Malam Hari
Langkah Kritis: Pertolongan Pertama Gigitan Hewan
Penanganan luka gigitan yang efektif harus dilakukan segera dan berfokus pada pengeluaran virus dari area luka.
1. Cuci Luka dengan Sabun dan Air Mengalir
Ini adalah langkah paling krusial dan wajib dilakukan sesegera mungkin.
- Durasi Kritis: Segera cuci luka gigitan dengan air mengalir dan sabun selama 10 hingga 15 menit tanpa henti.
- Tujuan: Tindakan sederhana ini sangat efektif untuk mengurangi jumlah virus rabies yang masuk dan menempel di dalam luka.
2. Beri Antiseptik
Setelah dicuci bersih, luka harus diberikan perlakuan antiseptik.
- Penerapan: Oleskan antiseptik yang tersedia di rumah (seperti povidone-iodine atau alkohol 70%) pada luka.
- Tujuan: Mencegah infeksi bakteri atau virus lanjutan di area luka.
- Perhatian: Hindari menutup luka terlalu rapat agar proses penyembuhan berlangsung optimal.
Baca Juga: Jangan Panik! Ini 6 Tips Efektif Mengatasi Biang Keringat (Ruam Panas) pada Bayi
3. Segera Bawa ke Fasilitas Kesehatan (Faskes) Terdekat
Setelah pertolongan pertama, penanganan medis lebih lanjut harus dilakukan oleh tenaga profesional.
Di fasilitas kesehatan, dokter akan menentukan apakah korban gigitan memerlukan Vaksin Anti-Rabies (VAR) atau Serum Anti-Rabies (SAR) berdasarkan jenis luka dan status hewan penggigit.
Pencegahan Utama: Tanggung Jawab Pemilik Hewan
Selain penanganan pasca-gigitan, pencegahan adalah langkah terbaik untuk menekan risiko rabies di masyarakat.
- Vaksinasi Hewan: Bagi pemilik hewan peliharaan (anjing atau kucing), vaksinasi rabies pada hewan menjadi langkah pencegahan utama. Hewan yang tervaksin memiliki kemungkinan yang jauh lebih kecil untuk menularkan virus.
- Edukasi: Meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya tidak mendekati atau memprovokasi hewan liar atau hewan peliharaan yang tidak dikenal.
Dengan penanganan yang cepat, tepat, dan didukung kesadaran vaksinasi hewan, risiko penularan rabies dapat ditekan. Jangan panik, tetap tenang, dan lakukan langkah pertolongan pertama yang benar bila mengalami gigitan anjing.
