SMARTIPS.ID — Pemerintah memberikan diskon token listrik 50 persen berlaku mulai Januari 2025. Diskon token listrik itu sejalan dengan kenaikan tarif PPN menjadi 12 persen untuk barang dan jasa mewah.
Kepastian diskon token listrik itu disampaikan Presiden Prabowo Subianto ketika mengumumkan kenaikan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen yang hanya diberlakukan untuk barang mewah.
Presiden Prabowo mengatakan pemerintah memberikan paket smulus senilai Paket stimulus ini Rp38,6 triliun. Perinciannya:
- Bantuan beras untuk 16 juta penerima bantuan pangan 10 kilogram per bulan,
- diskon 50 persen untuk pelanggan listrik dengan daya maksimal 2.200 volt,
- pembiayaan industri padat karya,
- insentif PPh pasal 21 bagi pekerja dengan gaji sampai dengan rupiah 10 juta perbulan,
- bebas PPh bagi UMKM beromset kurang dari 500 juta per tahun, dan lain sebagainya.
Lantas siapa saja yang menikmati diskon tarif listrik? Bagaimana cara mendapatkan diskon token listrik ini?
Baca Juga: PLN Beri Diskon Tarif Listrik 50 Persen pada Januari dan Februari 2025
Baca Juga: PPN Jadi 12%, Presiden Prabowo Siapkan Bantuan Pangan Beras 10 Kg
Diskon tarif listrik atau token listrik berlaku hanya pada Januari-Februari 2025. Diskon token listrik 50 persen ini diberikan kepada pelanggan prabayar maupun pascabayar.
Perincian Diskon Token Listrik untuk Setiap Golongan
Program diskon token listrik dirancang untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendorong konsumsi listrik yang efisien.
Berikut rincian batas maksimal pembelian listrik dengan diskon 50 persen berdasarkan daya terpasang:
450 VA
- Maksimal pembelian: 324 kWh
- Harga per kWh: Rp 415
- Total maksimal pembelian: Rp 134.460
- Diskon maksimal: Rp 67.230
900 VA
- Maksimal pembelian: 648 kWh
- Harga per kWh: Rp 1.352
- Total maksimal pembelian: Rp 876.096
- Diskon maksimal: Rp 438.048
1.300 VA
- Maksimal pembelian: 936 kWh
- Harga per kWh: Rp 1.444,70
- Total maksimal pembelian: Rp 1,35 juta
- Diskon maksimal: Rp 676.119
2.200 VA
- Maksimal pembelian: 1.584 kWh
- Harga per kWh: Rp 1.444,70
- Total maksimal pembelian: Rp 2,28 juta
- Diskon maksimal: Rp 1,14 juta
Sebelumnya, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan diskon tarif listrik 50 persen untuk pelanggan pascabayar akan otomatis berlaku saat membayar tagihan listrik Bulan Januari dan Februari 2025. Bagi pelanggan prabayar, diskon tarif 50 persen didapat saat membeli token listrik di periode yang sama.
“Untuk pelanggan pascabayar, nominal tagihan bulanan akan secara otomatis dikurangi 50 persen pada saat bayar listrik. Sedangkan untuk pelanggan prabayar, potongan 50 persen akan langsung didapatkan saat pelanggan membeli token listrik, baik itu di PLN Mobile, di ritel-ritel, di agen, dan di manapun,” kata Darmawan.
