Smartips.id–Kolesterol adalah komponen lemak yang berperan penting untuk menjaga sel dan jaringan tubuh tetap berfungsi. Namun jumlahnya tidak boleh melebihi batas normal kolesterol dalam tubuh.
Jika kadar kolesterol dalam tubuh terlalu tinggi, risiko munculnya penyakit serius, seperti penyakit jantung, stroke, dan obesitas, akan meningkat. Kolesterol juga dapat ditemukan di dalam makanan.
Kolesterol diproduksi oleh hati dan terbagi menjadi beberapa jenis, yakni kolesterol baik (HDL), trigliserida, dan kolesterol jahat (LDL). Seseorang dikatakan memiliki kadar kolesterol normal jika jumlah HDL lebih dari 60mg/dL, trigliserida kurang dari 150 mg/dL, dan LDL kurang dari 100 mg/dL.
Baca Juga : Inilah 5 Bidang Pekerjaan yang Paling Menjanjikan Setelah Pandemi
Kolesterol berperan penting dalam proses metabolisme tubuh. Selain itu, kolesterol juga membantu tubuh dalam proses produksi empedu, vitamin D, serta beberapa jenis hormon, seperti kortisol, testosteron, estrogen, dan progesteron.
Berikut Jenis-Jenis Makanan Penyebab Kolesterol yang perlu diketahui dan dibatasi mengkonsumsinya:
1. Telur
Telur dapat menjadi sumber protein sehat selama tidak dikonsumsi secara berlebihan setiap harinya. Jika sudah mengonsumsi telur sebagai menu sarapan, Anda disarankan untuk menghindari konsumsi sumber kolesterol lain, seperti jeroan dan daging berlemak, sebagai menu makan siang. Penderita kolesterol tinggi masih diperbolehkan untuk mengonsumsi 4–6 telur per minggu.
2. Keju dan susu
Keju dan susu merupakan jenis makanan yang memiliki kandungan lemak dan kolesterol tinggi. Anda masih bisa mengonsumsi susu dan keju jika memiliki kolesterol tinggi, tetapi sebaiknya pilih keju dan susu yang rendah lemak.
3. Makanan laut
Beberapa jenis makanan laut, seperti lobster, merupakan makanan penyebab kolesterol tinggi. Dalam setiap 100 gr lobster terkandung sekitar 70 mg kolesterol. Untuk mengurangi asupan kolesterol, pilihlah hidangan laut lain, seperti ikan, dan sebaiknya olah makanan laut tersebut dengan cara direbus atau dikukus daripada digoreng.
4. Makanan cepat saji
Makanan cepat saji, seperti hamburger dan pizza, mengandung sekitar 85–180 mg kolesterol dalam satu porsinya. Jumlah kolesterol yang dikonsumsi juga dapat bertambah saat Anda minum soda dan mengonsumsi kentang goreng bersamaan dengan makanan tersebut. Karena jumlah kolesterolnya yang tinggi, Anda dianjurkan membatasi konsumsi makanan cepat saji dan mengganti minuman bersoda dengan air putih guna mencegah meningkatnya kolesterol dalam tubuh.
5. Makanan laut
Beberapa jenis makanan laut, seperti lobster, merupakan makanan penyebab kolesterol tinggi. Dalam setiap 100 gr lobster terkandung sekitar 70 mg kolesterol. Untuk mengurangi asupan kolesterol, pilihlah hidangan laut lain, seperti ikan, dan sebaiknya olah makanan laut tersebut dengan cara direbus atau dikukus daripada digoreng.
6. Steak
Steak daging sapi adalah salah satu makanan yang banyak mengandung kolesterol. Meski tinggi kolesterol dan lemak jenuh, bukan berarti Anda tidak dapat mengonsumsi steak daging sapi sama sekali.
Jika ingin makan steak, pilihlah daging tanpa lemak yang kadar kolesterolnya lebih rendah, seperti bagian perut sapi (beef flank). Dalam sepotong daging sapi tanpa lemak, terkandung sekitar 300 mg kolesterol. Anda juga bisa mengganti daging sapi dengan daging domba dengan kandungan kolesterol lebih rendah, yaitu sekitar 100–150 mg.
7. Daging bebek
Daging bebek adalah salah satu makanan dengan kandungan kolesterol lebih tinggi dibandingkan daging ayam. Dalam 100 gr daging bebek, setidaknya mengandung kolesterol sebanyak 80 mg. Sementara itu, daging ayam dengan porsi yang sama hanya mengandung sekitar 60 mg kolesterol saja. Anda dianjurkan untuk membuang bagian kulit saat mengolah daging bebek guna mengurangi kadar kolesterolnya.
8. Jeroan
Jeroan atau bagian isi perut dan organ hewan, seperti usus, babat, atau otak, mengandung lebih banyak kolesterol dibandingkan bagian dagingnya. Bagian tersebut juga mengandung banyak asam urat. Oleh karena itu, sebaiknya batasi atau bahkan hindari konsumsi jeroan, terutama bagi Anda yang menderita kolesterol tinggi dan asam urat.
9. Es krim
Satu cup es krim mengandung lebih banyak kolesterol dibandingkan satu buah burger dan donat. Daripada mengonsumsi es krim sebagai hidangan penutup, lebih baik Anda menggantinya dengan semangkuk buah segar yang kaya serat dan nutrisi, serta rendah kalori. Buah juga merupakan makanan yang baik untuk mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh.
10. Daging Olahan
Selain enak, olahan daging sapi sering menjadi alternatif menu makanan sehari-sehari karena mudah ditemukan di mana-mana dan praktis. Yang dimaksud olahan daging sapi adalah daging yang telah diolah dengan cara pemrosesan tertentu untuk mengawetkan, melalui pengasinan, fermentasi, dan pengasapan.
Salah satu daging olahan adalah bacon. Dalam 100 gram bacon terkandung 99 mg kolesterol yang merupakan 33 persen dari jumlah kebutuhan kolesterol harian.
Baca Juga : Manajemen Stres Di Masa Pandemi
Dengan mengetahui berbagai jenis makanan penyebab kolesterol tinggi, bukan berarti harus menghindari semua makanan di atas. Namun Anda diharapkan lebih selektif dan cermat dalam memilih dan mengonsumsi makanan. Untuk mencegah kolesterol tinggi, imbangi juga dengan makanan kaya serat, seperti buah, sayur, dan kacang-kacangan.
Penting juga untuk mengecek kadar kolesterol dan menjalani pemeriksaan kesehatan rutin ke dokter agar menghindari risiko terkena penyakit lain akibat tingginya kolesterol dalam tubuh.
