SMARTIPS.ID– BLT Kesra November 2025 mulai cair. Penerima BLT Kesra dapat mengecek melalui laman cekbansos.kemensos.go.id.
Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) adalah program dukungan dari pemerintah yang ditujukan kepada lebih dari 35 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Dana BLT Kesra 2025 direncanakan akan disalurkan selama 3 bulan, yaitu dari Oktober hingga Desember.
Sesuai arahan Presiden Prabowo, penerima BLTS bakal diberikan kepada sebanyak 35,04 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di desil 1 hingga 4 DTSEN, mulai Jumat (17/10/2025).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengaku telah menerima hasil pemutakhiran data penerima BLTS yang dilaksanakan oleh petugas kabupaten/kota, pendamping daerah, Dinas Sosial, dan perwakilan BPS.
“Berdasarkan data yang sudah kami terima sebelumnya dari BPS, dalam waktu seminggu lebih, kita mulai hari Selasa minggu yang lalu dan sekarang hari Kamis, kita telah memperoleh data balikan atau data yang merupakan hasil dari pemutakhiran oleh daerah,” katanya dalam keterangan resmi dikutip, Selasa (4/11/2025).
Baca Juga:Kemensos: Penerima Bansos PKH dan BPNT Dapat Tambahan BLTS
Baca Juga: Kemensos Lakukan Ini untuk Cairkan BLT Sementera (BLTS)
Adapun, nominal bantuan BLT Kesra adalah Rp 300.000 untuk setiap bulan yang akan dicairkan sekaligus untuk 3bulan. Dengan kata lain, penerima BLT Kesra menerima dana tunai Rp900.000.
Dana BLT Kesra dapat digunakan sesuai kebutuhan. Penyaluran dana BLT Kesra dilakukan melalui Bank Himbara atau Bank BUMN dan PT Pos Indonesia atau kantor pos.
Cara Cek Bansos BLT Kesra November 2025
Terdapat dua cara mengecek status penerima BLT Kesra yakni melalui laman cekbansos.kemensos.go.id dan aplikasi cek bansos.
Berikut cara cek penerima BLT Kesra November 2025 melalui laman cekbansos.kemensos.go.id:
- Buka halaman cekbansos.kemensos.go.id di HP Anda.
- Isi data wilayah yang diminta, termasuk provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa.
- Masukkan nama sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
- Isi kolom captcha sesuai dengan kode yang muncul. Jika kode tidak jelas, silakan ganti dengan menekan tombol refresh berwarna biru.
- Jika captcha tidak benar, Anda tidak dapat melakukan pengecekan. Oleh karena itu, ulangi hingga benar.
- Setelah yakin data yang diisi benar, klik ‘CARI DATA’.
- Tunggu hingga hasilnya muncul.
- Jika bukan penerima, akan muncul keterangan ‘Tidak Terdapat Peserta/PM’.
- Jika terdaftar sebagai penerima, informasi tentang jenis bantuan dan status akan muncul di layar.
Selanjutnya, cara cek BLT Kesra melalui aplikasi. Untuk melakukan pengecek status penerima BLT Kesra, Anda perlu mengunduh aplikasi Cek Bansos, dengan cara:
- Unduh Aplikasi Cek Bansos dari Play Store atau App Store.
- Pada halaman utama, pilih menu ‘Cek Bansos’.
- Masukkan data tempat tinggal dan nama.
- Jawab pertanyaan matematika sederhana.
- Klik ‘Cari Data’.
- Informasi mengenai status penerima atau tidak akan ditampilkan.
Syarat Penerima BLT Kesra
BLT Kesra November 2025 diberikan kepada individu yang termasuk dalam kategori desil 1-4 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Apabila seseorang tidak terdaftar dalam DTSEN, mereka tidak akan menerima BLT sebesar 900 ribu.
Baca Juga: Puluhan Penerima Bansos Bengkulu Selatan Dicoret Otomatis Akibat Terlibat Judi Online dan Pinjol
Sebagai tambahan, desil merupakan pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan. Berikut adalah 10 kategori desil:
- Desil 1: Pengeluaran kurang dari Rp 500.000 per bulan.
- Desil 2: Pengeluaran per kapita antara Rp 600.000 hingga Rp 700.000 per bulan.
- Desil 3: Pengeluaran per kapita antara Rp 800.000 hingga Rp 900.000 per bulan.
- Desil 4: Pengeluaran per kapita antara Rp 1.000.000 hingga Rp 1.200.000 per bulan.
- Desil 5: Pengeluaran per kapita antara Rp 1.300.000 hingga Rp 1.500.000 per bulan.
- Desil 6: Pengeluaran per kapita antara Rp 1.600.000 hingga Rp 1.800.000 per bulan.
- Desil 7: Pengeluaran per kapita antara Rp 2.000.000 hingga Rp 2.300.000 per bulan.
- Desil 8: Pengeluaran per kapita antara Rp 2.500.000 hingga Rp 3.000.000 per bulan.
- Desil 9: Pengeluaran per kapita antara Rp 3.500.000 hingga Rp 4.500.000 per bulan.
- Desil 10: Pengeluaran per kapita lebih dari Rp 5.000.000 per bulan.
