SMARTIPS.ID- Masyarakat diminta untuk waspada terhadap informasi hoax link pendaftaran bansos pada tahun 2025. Berikut ini ciri-ciri informasi hoax mengenai pendaftaran bansos di media sosial.
Pemerintah berkomitmen mencairkan bansos PKH, BPNT, dan bansos lainnya pada tahun 2025. Sayangnya program bansos tersebut dimanfaatkan oleh sekelompok orang untuk mendapatkan data diri masyarakat melalui informasi link pendaftaran bansos.
Hoaks mengenai pendaftaran dan pencairan bansos sering kali disebarluaskan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, yang berpotensi merugikan masyarakat. Hal ini terjadi di Kabupaten Cirebon, di mana tersebar link pendaftaran bansos 2025.
Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon mengimbau, masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap informasi palsu atau hoax terkait bantuan sosial (bansos) yang marak beredar, terutama di media sosial.
Kepala Dinsos Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani, menegaskan bahwa segala informasi resmi mengenai bansos hanya diumumkan melalui saluran resmi pemerintah. Ia meminta, masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar di luar sumber terpercaya.
“Telah beredar informasi terkait program bantuan sosial yang mengklaim bahwa masyarakat dapat mendaftar untuk bantuan sosial PKH dan juga BPNT, dengan mengisi data pribadi melalui tautan tertentu. Saya ingin menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks,” kata Kepala Dinsos Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani dikutip cirebonkab.go.id pada Kamis (6/1/2025).
Baca Juga: Bansos PKH Februari 2024 Kapan Cair? Cek Status Penerimanya Melalui Link cekbansos.kemensos.go.id
“Semua informasi mengenai bantuan sosial, termasuk PKH dan BPNT atau bantuan sosial lainnya, akan diumumkan melalui saluran resmi pemerintah,” jelasnya.
“Masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada situs Kemensos atau Dinas Sosial, atau platform resmi lainnya,” ucapnya menambahkan.
Dengan demikian ciri-ciri informasi hoaks adalah beredar di masyarakat tanpa ada pemberitahuan dari pendamping desa, linknya tidak ditemukan di website dan media sosial pemerintah. Warga diminta untuk selalu waspada dan melindungi data pribadi Anda. Semoga bermanfaat.
