SMARTIPS.ID – Kota Malang kini tengah dilanda tren kuliner baru yaitu pisang keju. Jajanan sederhana ini makin mudah kita temukan di berbagai sudut kota, mulai dari area kampus, pinggir jalan, hingga pusat kuliner malam. Dengan kombinasi rasa manis, gurih, dan tekstur renyah, pisang keju berhasil mencuri perhatian banyak orang.
Popularitas jajanan ini terus meningkat, terutama di kalangan anak muda. Kombinasi pisang goreng dengan keju parut, susu kental manis, dan aneka topping modern seperti cokelat, matcha, atau oreo menjadi daya tarik utamanya. Selain rasanya yang lezat, harganya yang terjangkau juga membuat camilan ini semakin digemari.
Baca Juga: Ini Resep Lontong Sayur Lezat yang Bisa Anda Coba di Rumah
Inovasi Jadi Kunci Penjual
Fajar (27), seorang pedagang pisang keju di kawasan Sulfat, Malang, merasakan langsung lonjakan permintaan. “Awalnya saya buka lapak kecil, sehari paling laku 30 porsi. Sekarang bisa sampai 100 porsi lebih, apalagi kalau malam Minggu,” ujarnya, Sabtu (13/9/2025) sebagaimana dilansir dari sura kabar RRI.
Fajar menambahkan bahwa inovasi topping adalah kunci untuk menjaga pelanggan tetap setia. “Kalau dulu cuma keju sama susu, sekarang orang lebih suka variasi. Ada pisang keju tiramisu, green tea, sampai topping red velvet. Itu yang bikin anak muda tertarik untuk beli terus,” katanya.
Baca Juga: Resep Anti Gagal: Membuat Risoles Ragout Ayam yang Lezat
Fenomena ini juga menciptakan persaingan usaha yang sehat. Banyak pedagang baru yang ikut meramaikan pasar, sehingga konsumen memiliki lebih banyak pilihan. Para penjual justru melihat tren ini sebagai peluang positif. “Semakin banyak yang jual, tandanya makanan ini memang dicari. Jadi, tinggal bagaimana kita bikin rasa lebih unggul,” ucap Fajar.
Pisang keju membuktikan bahwa jajanan pinggir jalan bisa menjadi tren kuliner besar. Dengan mudah beradaptasi menjadi menu kafe modern, pisang keju kini telah menempatkan diri sebagai salah satu camilan favorit warga Kota Malang.
