SMARTIPS.ID — Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI telah menetapkan pasangan nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno (Si Doel) meraih suara terbanyak yakni 2.183.239 atau setara 50,07%. Untuk itu, ada baiknya menyimak apa yang dijanjikan Pramono-Rano terkait KJP Plus.
Pada debat perdana, Pramono-Rano angkat bicara terkait bantuan pendidikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus. Pramono mengatakan saat ini banyak masalah yang dikeluhkan warga terkait KJP Plus.
Menurutnya, KJP Plus merupakan hak bagi masyarakat yang memang layak untuk mendapatkannya. Pramono melihat adanya keluhan warga yakni sulitnya mengurus KJP Plus karena harus diurus di kantor yang ada di Rawa Buaya dengan persyaratan yang rumit.
“Nanti kagak ribet. KJP cukup diselesaikan di kecamatan masing-masing,” katanya kala itu.
Sebagai informasi, KJP Plus adalah bantuan pendidikan bagi warga Jakarta yang kurang mampu untuk mendapatkan akses pendidikan yang layak. Pencairan dana KJP Plus berasal dari ABPD DKI Jakarta lewat Dinas Pendidikan yang disalurkan oleh Bank DKI.
Saat ini, KJP Plus memasuki tahap 2 tahun 2024 yang berlangsung selama 6 bulan atau sejak November 2024 hingga April 2025 mendatang.
Pencairan dana KJP Plus untuk November dan Desember 2024, seperti diumumkan Dinas Pendidikan (Disdik) DKI telah dilakukan sejak 6 Desember 2024 secara bertahap.
Bagi warga yang merasa diri layak dan telah terdaftar sebagai penerima KJP Plus dapat mengakses laman kjp.jakarta.go.id untuk mengecek status penerima KJP Plus.
