SMARTIPS.ID – Manchester United (MU) meraih kemenangan krusial 2-0 atas Sunderland dalam lanjutan laga Liga Primer di Old Trafford. Hasil ini bukan hanya mengamankan tiga poin di kandang, tetapi juga menjadi momen penting bagi pelatih Ruben Amorim, yang menandai pertandingan ke-50 bersama klub dengan raihan positif, sekaligus meredakan tekanan besar setelah awal musim yang tidak stabil.
Kemenangan ini terasa spesial karena memastikan MU mencatat tiga kemenangan kandang beruntun untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua tahun.
Baca Juga: Dua Gol Harry Kane Bawa Bayern Taklukkan Chelsea 3-1 di Liga Champions
Gol Cepat dan Kontroversi VAR Hiasi Babak Pertama
Manchester United tampil agresif sejak awal, berhasil membuka keunggulan hanya dalam delapan menit.
Dominasi Awal dan Dua Gol Kilat
- Menit ke-8: Mason Mount memecah kebuntuan dengan gol indah. Tembakan terarahnya tidak mampu dijangkau kiper Sunderland, memberikan keunggulan cepat bagi tuan rumah.
- Menit ke-31: Penyerang muda, Benjamin Sesko, menggandakan skor menjadi 2-0. Sesko, yang sedang on fire, berhasil mencatatkan gol keduanya dalam dua laga berturut-turut melalui penyelesaian jarak dekat yang klinis.
VAR Batalkan Keputusan Krusial
Menjelang akhir babak pertama, Sunderland sempat memiliki peluang emas untuk memperkecil ketertinggalan setelah wasit Stuart Attwell memberikan hadiah penalti. Namun, drama terjadi ketika tinjauan Video Assistant Referee (VAR) membatalkan keputusan tersebut. Tayangan ulang menunjukkan bahwa Sesko tidak melakukan pelanggaran dengan menendang wajah pemain Sunderland, Trai Hume, seperti yang semula diyakini wasit di lapangan.
Baca Juga: Jadwal Persib vs Manila Digger pada Playoff Liga Champoins Asia II, Polisi Kerahkan 1.998 Personel
Debut Gemilang dan Clean Sheet Pertama
Selain hasil kemenangan, laga ini menyoroti penampilan solid dari lini belakang United, yang akhirnya berhasil mencatatkan clean sheet pertama di bawah kepemimpinan Amorim musim ini.
Sorotan Khusus: Debut Senne Lammens
Kiper baru MU, Senne Lammens (23), menjalani debut perdananya. Penampilannya di bawah mistar gawang menuai pujian:
- Tenang dan Sigap: Lammens menunjukkan ketenangan luar biasa, terutama saat menghadapi tekanan.
- Penyelamatan Penting: Ia berhasil melakukan penyelamatan gemilang atas tendangan keras dari Granit Xhaka dan secara percaya diri memotong bola berbahaya yang dilancarkan Noah Sadiki.
- Kontroversi Minor: Kiper asal Belgia ini sempat terlibat tabrakan dengan Bertrand Traore di akhir laga, tetapi wasit memutuskan tidak ada pelanggaran.
Keberhasilan Lammens menjaga gawangnya tetap perawan menjadi pertanda positif bagi stabilitas pertahanan MU ke depan.
Baca Juga: Real Madrid Kalahkan Espanyol 2-0, Catat Kemenangan Sempurna!
Angin Segar untuk Ruben Amorim
Kemenangan ini memberikan kelegaan besar bagi Ruben Amorim. Statistik kemenangan ini semakin memperkuat posisinya:
Data Pendukung: Kemenangan 2-0 atas Sunderland menandai tiga kemenangan kandang beruntun pertama United dalam lebih dari dua tahun terakhir. Secara historis, Amorim juga menjadi pelatih pertama sejak era Sir Alex Ferguson yang mampu meraih kemenangan pada laga ke-50 bersama Manchester United.
Hasil ini adalah pelipur lara yang sangat dibutuhkan bagi United yang selama ini kesulitan menunjukkan konsistensi di liga. Dengan adanya jeda internasional selama dua pekan ke depan, Amorim kini memiliki waktu berharga untuk menyusun strategi dan berharap momentum positif ini dapat dilanjutkan saat mereka menghadapi lawan berat, Liverpool, di Anfield.
Bisakah momentum kemenangan ini dipertahankan MU setelah jeda internasional, mengingat tantangan berat menanti mereka di Anfield?
