SMARTIPS.ID- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan sosial senilai lebih dari Rp12,6 miliar kepada masyarakat Sampang dalam program Roadshow Sapa Bansos, Minggu (10/8/2025).
Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Trunojoyo dan disertai pembagian ratusan bendera Merah Putih serta paket sembako kepada para tukang becak.
Baca Juga: Golkar Bantah Campur Tangan Istana dalam Isu Munaslub, Solid Dukung Bahlil
Khofifah, dalam rilis yang diterima RRI, Senin, (11/8/2025), mengingatkan warga agar memanfaatkan bantuan secara bijak dan tidak disalahgunakan, terutama untuk praktik judi online.
“Saya pastikan InsyaAllah masyarakat Sampang tidak melakukan itu (judol). Manfaatkan bantuan sebaik-baiknya agar bisa mengangkat ekonomi keluarga,” ujarnya dilansir dari surat kabar RRI.
Baca Juga: Download Lagu MP3 Gratis 2025 di MP3 Juice
Beragam bantuan disalurkan, antara lain Bantuan Sosial PKH Plus untuk 2.872 keluarga, bantuan penyandang disabilitas, bantuan lansia, hingga bantuan langsung tunai untuk buruh pabrik rokok dan zakat produktif bagi pedagang ultra mikro.
Gubernur juga menyerahkan bantuan pemberdayaan ekonomi melalui program BUMDesa, Jatim Puspa, Desa Berdaya, dan Bhakti Nagari. Selain itu, ada bantuan operasional bagi pendamping PKH, Tagana, dan TKSK.
Baca Juga: Penerima Bansos Wajib Punya Mobile Banking? Ini Penjelasan Resminya
Dalam kesempatan itu, Khofifah mengimbau masyarakat untuk mengibarkan bendera Merah Putih selama Agustus demi memperkuat semangat nasionalisme.
“Kami berharap seluruh masyarakat mengibarkan Bendera Merah Putih selama satu bulan penuh untuk menguatkan rasa cinta kita kepada NKRI,” ujarnya.
Baca Juga: Bansos PKH Susah Cair! Penyandang Disabilitas di Solo Harapkan Perhatian dari Pemerintah
Wakil Bupati Sampang Ahmad Mahfudz menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Jatim. “Semoga bantuan ini memberi dampak nyata untuk mengurangi kemiskinan di Sampang,” katanya.
Salah satu tukang becak, Solikin (55), dan penerima bansos Ahmad Syarifudin menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diterima. “Uangnya bisa dipakai untuk membeli alat-alat penjualan,” kata Ahmad.
