Steven Knight, kreator di balik kesuksesan fenomenal serial gangster ‘Peaky Blinders’, menciptakan serial delapan episode ini, yang menjanjikan drama gelap, ambisius, dan penuh intrik layaknya ‘Succession’ versi abad ke-19.
Baca Juga: Siap Tayang! Film Horor Thailand ‘Shutter’ Dibuat Versi Indonesia, Intip Sinopsisnya
Sinopsis: Warisan Penuh Pertaruhan di Abad ke-19
Berlatar di Dublin dan New York pada abad ke-19, ‘House of Guinness’ membuka tirai setelah kematian Sir Benjamin Guinness, tokoh kunci di balik kesuksesan besar pabrik bir Guinness. Wasiat peninggalannya seketika menjadi pemicu konflik besar yang akan menentukan nasib perusahaan dan keempat anak dewasa Sir Benjamin.
Serial ini berfokus pada dampak wasiat tersebut terhadap:
- Wasiat tersebut mendorong keempat anak Sir Benjamin—Arthur, Edward, Anne, dan Ben—ke dalam perseteruan panjang.
- Perebutan Bisnis: Bisnis bir keluarga diwariskan kepada si sulung, Arthur, dan si bungsu, Edward. Keduanya memiliki sifat yang bertolak belakang; Arthur lebih suka kehidupan glamor di London, sementara Edward adalah sosok ambisius yang hidup untuk pabrik bir.
- Dampak Luas: Serial ini tidak hanya menampilkan drama aristokrat, tetapi juga memperlihatkan bagaimana keputusan dan ambisi keluarga Guinness memengaruhi kehidupan pekerja dan masyarakat luas di Irlandia.
Steven Knight menyebutkan bahwa ia selalu terpesona oleh kisah dinasti Guinness yang sarat akan kekayaan, kekuasaan, dan tragedi, menjadikannya materi yang kaya untuk diangkat ke layar kaca.
Baca Juga: Siap Tayang Oktober, Film ‘Genie, Make a Wish’ Rilis Trailer Perdana!
Daftar Pemeran Utama: Bintang-Bintang dari Berbagai Serial Hits
Jajaran aktor ternama, yang sudah dikenal di serial dan film Inggris serta Irlandia—termasuk beberapa wajah dari *’Game of Thrones’—memperkuat ‘House of Guinness’.
Baca Juga: Film Horor Jepang “The Exit 8”, Ini Sinopsis dan Jadwal Tayangnya
Tom Shankland (Episode 1-5) dan Mounia Akl (Episode 6-8) menyutradarai serial 8-episode ini, menjanjikan perpaduan visual yang megah dan narasi yang intens. ‘House of Guinness’ bukan sekadar kisah sejarah, tetapi refleksi mendalam tentang harga sebuah nama besar dan kekuasaan keluarga.
